Dhaploen a.k.a GO-Blog

Sebuah Celoteh Anak Bangsa..

Sekolah Vokasi Gadjah Mada..?

Posted by dhaploen pada November 20, 2008

Hari ini di BaseCamp Rekmed dibahas mengenai isu “sekolah vokasi” dan Prodi D3 Rekam medis yang kabarnya tidak diakui pada proses penerimaan CPNS Depkes Propinsi Jawa Tengah. Beredar kabar bahwa ada belasan orang(kalu tidak salah dengar) lulusan D3 Rekam Medis UGM yang berkasnya dikembalikan saat seleksi administrasi CPNS. Setelah dikonfirmasi pada Bu Rawi(yang mbaurekso KSK Rekam medis UGM :red) ternyata berita itu benar adanya. Untunglah kasus ini baru ditemui di Jawa tengah saja, semoga tidak merambat ke seluruh nusantara..

Ada apa sebenarnya? lulusan UGM yang notabene Universitas ternama tidak lolos pemberkasan CPNS.. edan!! saya saja sempat tidak percaya, tapi kenyataannya memang begitu. Lalu bagaimana nasib lulusan program diploma UGM lainnya sperti D3 Komsi, Elins, Ekonomi, etc.. ditengah kontroversi dibentuknya “Sekolah Vokasi Gadjah Mada”!?

Mungkin yang menjadi unek-unek adalah: “lha wong dulu masuknya UGM, kok ijazah kelulusannya Sekolah Vokasi?” ya mungkin bagi sebagian orang nama UGM masih prestisius seperti di mata teman-teman saya. Tapi memang teori yang saya terima saat bimbingan konseling di SMA bahwa yang namanya universitas itu tidak ada program diploma, yang ada program diplomanya ya.. yang sebangsa sekolah tinggi atau institut. Saya kira itu hanya sekedar teori, tapi sepertinya kini akan diwujudkan karena seluruh program diploma di UGM akan dipisah dari masing-masing fakultas dan digabungkan menjadi satu wadah bernama “Sekolah Vokasi”.  Ini bisa dilihat dari petikan sambutan Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D, saat mewisuda lulusan Program Diploma UGM Februari 2008 lalu.“Di banyak negara telah menetapkan program berbasis keterampilan, yang di Indonesia dikenal sebagai Program Diploma. Di tahun 2008, program ini segera ditetapkan dengan pencirian nama vokasi. Hal ini tentu akan memberi akses luas bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia sesuai andalan program negara ke masa depan”.

Ya kita lihat saja nanti perkembangan selanjutnya..

About these ads

47 Tanggapan to “Sekolah Vokasi Gadjah Mada..?”

  1. Cocode said

    ah, luweh.. aq rek minggat sko d3 ugm..

    mo ikudZ?

  2. dhaploen said

    jangan terbawa emosi bung…
    mungkin stelah ini rekmed UGM jd terkenal, ambil hikmahnya aja..

  3. bingung said

    emangnya skolah vokasi itu buruk ya?? dimata kerja,atau nanti pendidikannya..

  4. abel said

    Mohon Petunjuk
    Maaf, saya mau masuk Program Studi/Jurusan Rekam Medis, tapi saya tidak tahu diperguruan/sekolah tinggi (Di Jogja atau mungkin di Bali) mana saja ada program studi tersebut.
    terimakasih.

  5. dhaploen said

    to: Mas/ Mba yg Bingung,,

    sebenarnya sekolah vokasi itu baik koq, karena memang diperuntukkan bagi tenaga siap kerja..
    jadi nanti pendidikan lebih terfokus dan profesionalisme kerja kita bisa lebih diakui(insyaAlloh),,

    liat artikel saya yg berjudul:”Rekmed in the future bukan sekedar gosip belaka”, nanti Anda akan paham..

    to: Abel

    Tentu saja Anda harus masuk Prodi d3 Rekam medis dan Infokes FMIPA UGM,, ini yang terbaik di jogja bahkan mungkin nusantara..
    anak2 Bali aja banyak yang kuliah disini..
    silahkan tahun depan Anda bisa mendaftar.

  6. rektor dan dewan2 senatnya ugm maw cari sensasi lagiii,,,,
    tor, rektor kami semua mahasiswa ugm proram d3 menolak berdirinya sekolah vokasi,,tunggu tanggal main kami turun ke jalan,,palingan cuma demo besar2an

  7. dhaploen said

    yah.. stiap orang berhak mengeluarkan aspirasi..
    yg penting jangan anarkis ya bung,,
    kalo saya cukup dbelakang layar saja..

  8. sutanta said

    Apa itu sekolah vokasi….? Trus yang saya bingung, apa maksud dari sekolah terminal…? emangnya mahasiswa kayak bus kota yang suka mangkal di terminal. Setiap orang berhak menlanjutkan sekolah setinggi mungkin, tapi sekolah vokasi malah gak karuan…membatasi orng untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

  9. awalnya saya tidak keberatan dengan adanya vokasi, toh menurut saya dengan adanya vokasi,

    brarti mahasiswa/i yg masuk ugm,

    semata2 tidak hanya mencari logo UGM untuk mendapatkan pkrjaan

    krna menurut saya indonesia sulit berkembang apa bila mahasiswa/i msh berpikir sperti itu,

    apalagi di tambah komentar dari rektor bhwa dngan adanya sekolah vokasi

    akan membangun perekonomian indonesia,

    tapi sekarang saya sbg mahasiswa D3 keberatan apabila ada peraturan TERMINAL dalam sekolah vokasi,

    krna dngan adanya peraturan sperti itu sma sja

    membatasi seseorang untuk menjadi orang yang unggul bukankah Allah mencintai orang2 yang unggul,

    dan membatasi seseorang untuk mencari ilmu setinggi-tingginya.

  10. Kenapa Ugm harus mendirikan sekolah vokasi…? Apa Ugm malu mempunyai program diploma…? Entahlah, apa yang ada di pikiran para petinggi Ugm sampai tercetus ide untuk mendirikan sekolah vokasi. Apakah memang ini yang terbaik untuk mahasiswa diploma,..? Tapi dari uraian yang saya baca dari situs resmi Ugm, banyak hal2 yang ternyata tidak saya setujui. yang paling jelas adalah status sekolah vokasi sebagai sekolah terminal. Uraian singkat tentang sekolah terminal adalah sebagai berikut; “ketika mahasiswa memutuskan untuk mengambil salah satu program ( D1, D2, D3, dll) kalau sudah lulus ya sudah selesai, gak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi….

    Kalau memang program diploma akan diubah menjadi sekolah vokasi,tolong untuk bisa disosialisasikan lebih lanjut….

    Trus bagaimana nasib kita setelah lulus nanti….?

  11. dhaploen said

    to Sutanta, Ahmad Baihaqi ma Umar Rohadi:

    saya jg masih bingung dg konsep sekolah terminal,,
    yg saya dengar, pertama berdiri nanti sekolah vokasi smentara hanya berisi program d3 yg sudah ada.. dan memang sekolah vokasi tidak bisa dijadikan tempat untuk melanjutkan jenjang pendidikan..(g membuka program ekstensi) mungkin itu maksudnya.. klo ekstensi kan program yg dibuka untuk orang yg udah kerja nah sekolah vokasi menyiapkan orang untuk kerja,,?? heh..ak yo bingung ding sajak’e..
    klo mo nerusin y di UGM aja.. cari program ekstensi,,
    ato kita cari di tempat lain..

  12. asri said

    kenapasih program diploma UGM harus diganti…? mangnya ada yang salah dengan diploma itu..? denger2x pengganti nya sekolah vokasi yang katanya bertaraf intarnasional.! mangnya diploma itu gakbertaraf internasional..? trs bedanya apa dengan diploma.?

  13. aaa said

    sebenernya ga di ganti cuma di kumpulkan jadi satu
    seperti halnya fakultas diploma
    secara birokrasi itu akan menguntungkan ko….

  14. PoetraBANGSA said

    Saya dl berniat masuk d3 ekonomi ugm biar cpt lulus,trz bisa krja utk membiayai kejenjang pendidikan sarjana dgn hasil cari duit ndiri.Tp skrng semua tinggal mimpi!!Bwt temen2 yg senasib,mari qt perjuangkan hak pendidikan qt!

  15. PoetraBANGSA said

    Sebuah perguruan tinggi seharusnya menjadi jalan bagi smua warga utk menuntun jenjang pendidikan yg lbih tinggi..Tp ada apa dgn ugm?Apa perlu para pejuang pendidikan ’45 yg gugur hrz terlahir lg di bumi indonesia!

  16. PoetraBANGSA said

    .

  17. DOWN said

    ASLM…
    SAYA SANGAT SETUJU DENGAN PROGRAM ITU, KARN NTNYA KAMPUS d3 AKAN BS MEMPNYAI KEBIJAKAN SENDIRI MASKH PENGELOLAAN.
    NAMUN YANG HARUS DILAKUKAN SEKARANG ADALAH MEMPERBAIKI INFRASTRUKTUR GUNA MENUNJANG PROGRAM TERSEBUT, KARENA SELAMA INI d3 MASIH MENGIKUTI fAKULTAS………….

  18. kasian deh aku ketipu… hiks…hiks… aku mau pulang aja ah ke bandung

  19. aku rencana abis d3 hukum ugm, mau lanjutin ekstensi di tempat yang lain aja…

  20. puyuwo said

    ugm membiarkan nasib d3 jd hancur kmna nasip cita cita kiata kan ber4 laju

    ugm hanya ingin memrauk harta demi kesenagan individu

  21. ddo said

    saya bingung nie…

    kalo dulu sebelum ada sekoalh vokasi2 dan d3 masih adem ayem + ekstensi masih ada, siklusnya begini d3 –> s1…!!

    nah, sekarang kok ada kabar kalo ada vokasi, dan setelah lulus d3 vokasi kita gak bisa lanjut ke jenanng lebih tinggi..!!

    yg bener mana si?? bukane kalo dari d3 emang masih masih bisa dan harusnya emang ke d4??

  22. sani said

    masa’ sih kaya gitu? wah, padahal aku pengin masuk d3 ugm je! Btw, seumpama kalo mau ekstensi ke S1 gimana? tetep bisa kan? Aku buta banget tentang yang kaya gitu. mohon dijelaskan…

  23. aduh gimana yah…
    bener2 belum ada kepastian hukum dari pihak rektorat terkait masalah ekstensi…

    ngaret abis….

  24. whelly said

    itu sy pengn tanya soal yg CPNS diatas, koq g lolos pemeberkasan karena perbedaan ijazah itu y?sy punya adik yg rencananya m daftar di Rekmed nya UGM

  25. nama (wajib) said

    kk2 yg tau tentang info lebih lanjut tolong minta update info d3 (vokasi?)
    di ugm ini. saya denger2 tesnya nanti pake kemampuan IPA IPS segala? kok jd susah gini ya
    saya mau daftar tahun 2009 ini jd ragu2

    mohon infonya, thanks

  26. dhaploen said

    to whelly:
    masalah CPNS sudah beres.. ternyata cuma salah paham saja koq,, Rekmed UGM sudah terakreditasi.. ciip..ciip..
    daftar saja UM sekolah vokasinya,, nanti adeknya jd adek angkatan saya.. hwehehe..

    to all commentator on this article:
    tidak ada yg perlu dirisaukan ttg sekolah vokasi,, kt jalani saja apa yang sudah kita mulai..
    mengenai ekstensi,, berdoa saja semoga tdk jadi ditutup biar yang d3 bs nglanjutin ke s1 gto.. SEMANGAT!! the show must go on!!

  27. phio said

    mahasiswa diploma tidak berlebihan menuntut hak mereka………

    MAHASiswa DIPLOMA TIDAK MENOLAK ADANYA SEKOLAH VOKASI,,

    tetapi mereka menolak status vokasi yg dibelakukan terhadap mahasiswa yg sudah ada dan masih aktif,,cz akad mereka pada awal masuk adalah sebagai program diploma,,bukan sebagai program sekolah vokasi,,

    dan apakah mahasiswa salah menuntut swadaya tetap dibuka sampai tahun 2012 (batas wajar kelulusan mhasiswa diploma 2008),,pada awal banyak janji2 dri phak kampus bahwa mereka bisa melanjutkan ke swadaya,,bahkan di beberapa fakultas sangat jelaz tertulis di brosur bahwa mereka bisa melanjutkan ke s1 swadaya di ugm……..

  28. andy D3 hukum UGM said

    SANGAT MENYAKITKAN UNTUK MAHASISWA AKTIF D3 UGM SAAT INI..

    TUJUAN MASUK D3 UGM ADALAH BISA LANGSUNG TRANSFER KE PROGRAM S1 SEPERTI SAAT UGM MEMPROMOSIKAN PROGRAM D3 NYA DAHULU KALA..TP KNP SKRG SEPRTI INI???

    AKAN KEMANA NASIB MAHASISWA D3 UGM???

    PERGURUAN TINGGI MANA YANG MAU MENAMPUNG TRANSFER KITA???

    PEKERJAAN APA DENGAN IJAZAH HANYA D3???

    PERLUKAH KITA LAKUKAN DEMO BESAR2AN???

    tolong info dan solusinya!terimakasih…

  29. tyo said

    waduh..mas” sekalian jgn membuat saya ragu donkZ..
    saya bRu dterima d D3 tek.Elektro nie..

    jdi sebenarnya, SkolaVokasi UGM baguZ ato tidak???
    (maaPh saya mZi awam)

  30. boerham said

    sekolah adalah salah satu upaya untuk menambah ilmu bukannya untuk mencari S1,S2,S3 yg terpenting profesionalisme di dlm bekerja,tdk ada gunanya S1,S2,S3 jika tdk profesional

  31. boerham said

    Kalau negara ini msh mengandalkan gelar sebagai tolok ukur sedangkan profesionalisme dinomorduakan lihat saja beberapa thn kedepan akan hancur

  32. boerham said

    saya pernah bekerja bersama dng LURGI JERMAN di tingkat pengawas bnyk yang S1,S2 tapi kepala bagiannya tdk mempunyai gelar namun PROFESIONAL

  33. lulu said

    wah knp ugm ini gk peduli dg nasib mahasiswa d3,padahl qt juga sm2 bayar bwt kuliah d ugm,,,knp gk ada yg memperhatikan nasib qt,

  34. Taufiq said

    Yang bikin geram itu akreditasinya. kalo d3 vokasi tetapi terakreditasi masih mending. Nah ini kepastiannya masih belum ada dan ngambang (untuk jurusan hukum). Kuliah mau pinter, kok malah dibikin pusing hanya dengan masalah begini. Lambat-lambat sangat. UGM ( Universitas Gedhe Mulute). wkwkwkwk

  35. Taufiq said

    O iya, di FH UGM mahasiswa D3 Vokasi UGM kuliahnya pada gag semangat. Masa 1 kelas di presensinya ada 40an mahasiswa yang terdaftar terus berangkat tiap kuliah cuma 10-20 anak. Memprihatinkan. Apa ini karena pengaruh nasib posisi mereka di D3 Vokasi UGM ya? kalo saya jawab bisa juga.

  36. DiplomNyukz said

    sungguh miris UGM membuka program D3 tapi ga mau menampung mahasiswa hasil cetakanya itu untuk melanjutkan kuliah di UGM. buktinya dengan penghapusan program ekstensi S1….. terus ngapain buat program D3 kalau nasib kita hanya sampai dsni !!! Ratapan anak TIRI….

  37. shinta said

    kak,emg kalo udah masuk vokasi lanjut ke PT laen g bs jg yah??
    kira2 kalo di jrusn mnjmen 3smster apa ya semengenaskan itukah???
    [makasih sblmnya]

  38. Moch.Rizal said

    maap sebelumnya..
    kakaku..
    saya mu nanya prospek k depan vokasi prodi T.sipil kaya gmna ya?
    terus apa saja yang harus saya persiapkn,dari sisi akademik?
    terimakasih..

  39. dhaploen said

    Sbenarnya kan D3 memang berorientasi lebih pada praktik, dan lulusannya jg memang disiapkan untk bisa langsung masuk ke dunia kerja..
    klo memang belum ingin masuk dunia kerja atau ingin kerja sambil melanjutkan kuliah masuk saja ke Perguruan tinggi yg membuka program ekstensi sepert UI, ITS, dll..
    klo fanatik UGM y nglanjutin S1 dluar UGM dlu nanti S2 kita balik lg ke UGM hehe..
    mungkin itu sedikit tips dari saya..

    (oya mengenai SK Rektor yg D3 Cumloude bs transfer ke S1 reguler di UGM tahun lalu memang ada, utk tahun ini belum ada kabar lebih lanjut, dtunggu saja..)

  40. ridho said

    sebenarnya kalau saya boleh berpendapat gan,..
    dengan berkumpulnya atau dikumpulkannya diploma ugm dalam satu wadah sekolah vokasi akan memberikan efek yang baek…seperti contohnya umpama ada bantuan perawatan gedung2,maka uangnya akan masuk ke sekolah vokasi dan kemungknan untuk turunnya ke lembagayang terkait menjadi lebih besar dibandingkan dengan apabila diploma masih di bawah fakultas yang bersangkutan,…sehingga akan menimbulkan sikap respek yang lebih dari pihak ugm sendiri terhadap dploma,tak sepert yang dulu yang selalu mengekor pada fakultas dan dana pemberdayaan sulit untuk turun..
    belum lagi masalah keprofesionalitasnya,dengan adanya sekolah vokasi diharapkan mahasiswanya akan tau jalurnya,dan tujuan dari pada kuliah yang telah dianutnya selama ini,dengan tidak hanya mengejar title tetapi lebih kepada penguasaan terhadap alat dan medan yang akan dihadapi dalam prakteknya nanti,..
    jadi untuk pada diploma tidak perlu resah,dan bahagialah karena sekarang kita bisa membuktikan bahwa diploma itu bisa menghasilkan praktika praktikan yang profesional yang tidak hanya mengenal teori tetapi juga mengenal praktiknya di lapangan…banggalah jadi kaum yang profesional (kata salah satu dosenku)…mungkin suatu saat nanti,tidak akan ada lagi s1,s2,s3,..tetapi d4,d5,d6 yang berkuasa…(berat sebelah ni kayaknya)..maksudnya ya para lulusan diploma bisa dipersamakan dengan para lulusan sarjana…

  41. dhaploen said

    Setuju dengan pendapat Mas Ridho..

    kita ini disiapkan jd prakisi, jd jadilah praktisi yang professional :)

    terkait dikumpulnya D3 menjadi sekolah vokasi saya jg sangat setuju, sudah terbukti di D3 Rekam Medis, sekarang dana prodi utk kegiatan mahasiswa bs turun dengan mudah, trus ngurus LPJ keuangan ke prodi jg gak seribet dlu.. mungkin ini salah satu manfaat sekolah vokasi jd utk program diploma benar-benar akan diperhatikan,,

    Tambahan Info:
    Untuk D3 Cumloude bs melanjutkan ke S1 Reguler di UGM, kemarin dari MIPA sudah ada 15 orang lulusan D3 Cumloude yg mendaftar dan sedang diurus ke rektorat.. cukup membuat surat rekomendasi yg diketahui oleh Kaprodi D3, lalu serahkan ke Fakultas..
    untuk kejelasannya tunggu info lebih lanjut :D

  42. dhaploen said

    oya Tambahan Info lg:
    sekarang semua program diploma UGM (sekolah vokasi) sedang melakukan proses akreditasi,, jd tidak usah khawatir apakah lulusannya diakui atau tidak,, pasti diakui!! hehe
    tahun ajaran baru depan diharapkan semua program diploma di UGM sudah mendapat status akreditasi dr BAN-PT :D

    *bwt adek2ku yg sudah dtrima di program diploma jangan berkecil hati ya.. ke depan InsyaAlloh program diploma UGM justru akan lebih baik dr sebelumnya;)

    klo ingin konsultasi ke web saya yg baru saja:

    http://dianbudisantoso.net

  43. reza said

    jadi gmn nih !! kejamin ga buat kerja kalo udah lullus nanti?

  44. tisa said

    saya anak d3 sig dan penginderaan jauh…gmana ini nasib d3…semakin hari semakin parah kemaren saja ada lulusan d3 kesehatan hewan cumloude tp tidak bisa transfer s1…..janji mana yg harus kami pegang…mana janji rektor yg menjanjikan lulus cumloude bisa transfer k s1 UGM?????? dan gmana masalah kerja???apakah tidak diakui lg vokasi UGM??/

  45. hruuu said

    SEBENTAR LAGI .. ADA DEMO!! SELURUH MAHASISWA D3 UGMDIHARAPKAN UNTUK MENOLAK BERDIRI NYA SEKOLAH VOKASI

  46. Pecinta D3 Kehutanan UGM said

    …. …Ah sebenarnya diploma UGM berubah jadi vokasi atau tetap seperti yang dahulu, tetaplah sama saja ! kalau memang siap kuliah di D3 Ugm, ya diambil, kalau tidak siap, ya tidak usah kuliah disana……

    …Kita lihat saja nanti beberapa tahun kedepan….! Setiap program studi apapun, akan membutuhkan mahasiswa untuk beroperasi…. kalau memang tetap ada peminatnya,maka program studi tersebut akan terus beroperasi, kalau tidak, ya akan tutup dengan sendirinya… !

  47. dhaploen said

    kemarin berdasarkan hasil demo adek2 mahasiswa vokasi :D
    diputuskan bahwa alih jalur dari D3 ke S1 diberikan wewenang sepenuhnya ke fakultas, jd tidak dibatasi angkatan lagi, semua lulusan sekolah vokasi bisa melanjutkan ke S1 di UGM dg seijin fakultas dan dg syarat harus punya IPK cumloude.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: